RSUD Brebes

500 IBU HAMIL DAPAT PEMERIKSAAN DAN BINGKISAN, BUPATI BREBES DORONG PENGUATAN LAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes bersama RSUD Brebes terus memperkuat perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak. Sebanyak 500 ibu hamil dari lima wilayah kerja puskesmas mengikuti Bhakti Sosial Pemeriksaan Ibu Hamil dan Pemberian Bingkisan di RSUD Brebes.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Sehat Indonesia Hebat, Kasih Sayang Nyata untuk Ibu dan Calon Anak Bangsa” tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap ibu hamil, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran pemeriksaan kehamilan secara rutin, deteksi dini risiko kehamilan, serta pemberian edukasi kesehatan.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Brebes Hj. Paramitha Kusuma Widya, S.E., M.M., Direktur RSUD Brebes drg. Adhi Supriadi, M.Kes., M.KM., Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahroni, M.Pd., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr. Heru Padmonobo, M.Kes., serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Brebes.

 

 

Turut hadir Ketua Panitia HUT RI Ke-81 Kabupaten Brebes Seksi Bakti Sosial, Dra. Tety Yuliana, M.Pd., jajaran Pemerintah Kabupaten Brebes, jajaran RSUD Brebes, para kepala puskesmas, dokter spesialis dan dokter umum, perawat, bidan, panitia, serta para ibu hamil peserta kegiatan.

 

Dalam laporan penyelenggaraannya, Direktur RSUD Brebes drg. Adhi Supriadi, M.Kes., M.KM. menyampaikan bahwa masa kehamilan merupakan periode yang sangat penting dan membutuhkan perhatian khusus.

 

Menurutnya, kesehatan ibu selama kehamilan sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan tumbuh kembang bayi yang dikandung.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin turut mengambil bagian dalam memberikan dukungan kepada para ibu hamil, khususnya melalui pemeriksaan kesehatan, konsultasi dan edukasi, serta pemberian bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian,” kata Adhi.

 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat, menambah pengetahuan, sekaligus meningkatkan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

 

 

Para ibu hamil juga diimbau untuk memperhatikan asupan gizi, mengikuti anjuran tenaga kesehatan, serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Apabila mengalami keluhan atau tanda-tanda yang tidak biasa selama kehamilan, ibu hamil diminta segera berkonsultasi dan mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Adhi menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya memberikan akses pemeriksaan kesehatan kepada ibu hamil, membantu mendeteksi secara dini kondisi atau faktor risiko kehamilan, memberikan edukasi kesehatan, meningkatkan kesadaran pemeriksaan rutin, serta memberikan dukungan moril dan sosial kepada ibu hamil.

 

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun sinergi antara rumah sakit, tenaga kesehatan, penyelenggara kegiatan, dan masyarakat.

 

Sebanyak 500 ibu hamil yang mengikuti kegiatan berasal dari lima wilayah kerja puskesmas. Rinciannya, Puskesmas Jagalempeni sebanyak 85 orang, Puskesmas Brebes 177 orang, Puskesmas Kalimati 63 orang, Puskesmas Pemaron 96 orang, dan Puskesmas Kaligangsa 79 orang.

 

Kegiatan tersebut didukung melalui CSR BLUD RSUD Brebes, yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan bhakti sosial pemeriksaan dan pemberian bingkisan kepada ibu hamil.

 

Sementara itu, Bupati Brebes Hj. Paramitha Kusuma Widya memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Brebes yang selama ini dinilai telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan di seluruh Kabupaten Brebes. Pelayanan yang diberikan dokter, perawat, dan bidan sangat dirasakan masyarakat,” ujar Paramitha.

 

Menurutnya, pelayanan kesehatan harus terus dilakukan dengan ketulusan dan keramahan. Ia meminta tenaga kesehatan tetap menerapkan prinsip senyum, sapa, dan salam, karena hal sederhana tersebut dapat memberikan rasa nyaman kepada pasien.

 

“Walaupun mungkin ibu-ibu bidan capek, dokter-dokter capek, tetapi kalau sudah ketemu pasien harus tetap senyum, sapa, salam,” tegasnya.

 

Paramitha juga mengapresiasi RSUD Brebes yang terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Ia menilai keberadaan dokter-dokter spesialis menjadi salah satu keunggulan RSUD Brebes sehingga semakin dipercaya masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya upaya bersama untuk menekan angka kematian ibu dan anak. Ia menyebut angka kematian ibu dan anak yang sebelumnya mencapai 34 kasus pada tahun lalu telah menurun menjadi 18 kasus pada tahun ini.

 

Ia berharap tren penurunan tersebut dapat terus dipertahankan melalui penguatan edukasi dan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

 

“Jangan lupa rutin diperiksa. Kehamilan pertama, kedua, maupun ketiga kondisinya bisa berbeda. Apalagi kalau usia sudah semakin bertambah, tentu ada risiko yang harus diperhatikan,” pesannya kepada para ibu hamil.

 

Paramitha juga meminta jajaran puskesmas dan bidan desa membantu memastikan kepesertaan BPJS para ibu hamil tetap aktif. Hal tersebut dinilai penting agar ibu hamil dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan mudah ketika membutuhkan pemeriksaan maupun persalinan.

 

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Brebes pada tahun ini mengalokasikan sekitar Rp44 miliar untuk BPJS gratis bagi masyarakat.

 

Menurut Paramitha, perhatian terhadap ibu hamil merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi masa depan.

 

“Dari rahim ibu lahir generasi penerus bangsa. Karena itu semuanya dimulai dari kehamilan. Kita ingin menyumbangkan generasi-generasi unggul, generasi-generasi pintar yang nantinya menjadi pemimpin masa depan,” tuturnya.

 

Ia pun mengajak para ibu hamil untuk tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik, tetapi juga menjaga kebahagiaan selama menjalani masa kehamilan.

 

“Jaga kesehatan, jaga kebahagiaan. Karena dari rahim ibu lahir generasi penerus bangsa yang akan membawa Brebes semakin maju, semakin baik, Brebes semakin beres,” pungkasnya.

 

Kegiatan bhakti sosial ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan sinergi seluruh pihak dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Brebes.

 

Dengan pemeriksaan rutin, deteksi dini risiko kehamilan, edukasi yang berkelanjutan, serta dukungan sosial bagi ibu hamil, diharapkan lahir generasi Brebes yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Skip to content